Keindahan pemandangan di Jepang seolah tidak ada habisnya untuk dilihat dan dinikmati, baik bagi mereka yang sudah maupun belum pernah mengunjungi negeri tersebut. Di Jepang sendiri terdapat berbagai macam pemandangan yang indah dari mulai yang bertema tradisional seperti kuil dan bangunan kuno hingga gedung, jembatan dan jalanan yang sibuk, yang menunjukkan hubungan yang kuat antara tradisi dan keterbukaan terhadap perkembangan modern yang ada di jepang.
Dilansir dari berbagai sumber, dalam kunjungannya ke berbagai kota dan daerah di Jepang, fotografer bernama J. Pace dari Pace Photography terpesona oleh keindahan di berbagai tempat di negara itu. Dari Tokyo yang penuh warna-warni, Osaka yang bersinar, Kyoto yang inspiratif, hingga pedesaan di sekitar Takayama dan keindahan pulau-pulau di prefektur Okinawa, ia mengeksplorasi berbagai aspek tradisional dan modern dari negara tersebut.
Yuk ini mimin kasih lihat-foto-fotonya yang menakjubkan di bawah ini!
Aneka barang dagangan di Naha, Prefektur Okinawa
Keindahan Alam
Rumah tradisional di pulau Ishigaki
Suasana Malam Di Osaka
Pemandangan desa yang tenang di Prefektur Takayama
Oleh-oleh yang wajib dicoba
Jalanan di Tokyo yang penuh warna
Rumah tradisional di Prefektur Takayama
Persimpangan di Ginza, Tokyo, yang selalu sibuk
Jalanan pedesaan di Prefektur Takayama dan hiasan tanda keramahtamahan
Untuk para wisatawan asing atau kalian yang mau berkunjung ke Jepang dengan alasan wisata budaya atau mencari background foto foto tentang kastil di japan, mimin mungkin bisa recomendasikan beberapa tempat kastil yang ada di jepang , sebelum itu ini penjelasan tenatang kastil, kastil Jepang adalah salah satu destinasi yang masuk daftar wajib dikunjungi. Selain unsur budaya yang masih terjaga hingga saat ini, setiap kastil yang masih berdiri menyimpan ceritanya sendiri-sendiri.
Di tahun 2016 ini, situs wisata TripAdvisor telah membuat daftar kastil Jepang paling populer menurut komentar penduduk lokal. Dengan komentar dari penduduk asli, rasanya daftar ini layak jadi pertimbangan saat akan memilih dari ratusan kastil yang ada. Berikut daftar beserta lokasinya:
ini mimin kasih salah satu contoh kastil yang menurut mimin termasuk dari salah satu kastil yang keren di jepang, dan cocok untuk kalian singahi ,
Kastil Himeji
Kastil Himeji yang tahun lalu berada di posisi ketiga kini berada di posisi puncak kastil Jepang paling populer di tahun 2016. Kastil yang memiliki eksterior berwarna putih ini adalah satu dari situs warisan dunia yang pertama diakui oleh UNESCO di tahun 1993. Ada yang berniat mengunjunginya di tahun ini?
#ya kalau mimin sihh pasti kesana ,... tapi klo ada rezeki hehehehe,..... :3
mungkin klo ada kastil yang menurut kalian lebih bagus atau ada yang kurang di postingan mimin silahkan tambahkan melalui komentar heheheh arigatoooo neee minnaaaa,... :3
Biasanya orang-orang datang ke wahana akuarium untuk mendapat ketenangan jiwa dan mengurangi stres setelah melihat ikan-ikan di sana. Tapi bulan Oktober nanti, bersamaan waktunya dengan Halloween, wahana akuarium di Tokyo, Jepang, akan menghadirkan pemandangan yang menyeramkan bagi para pengunjungnya. Pada waktu tertentu, yaitu setelah jam 6.30 petang hingga jam 9 malam, siapapun yang masuk ke sana akan menemukan pemandangan penuh teror.
Dilansir dari spoon-tamago.com, wahana yang dinamakan Sunshine Aquarium ini bekerjasama dengan produser rumah hantu Jepang bernama Hirofumi Gomi, yang telah menciptakan lebih dari 35 rumah hantu di seluruh Jepang. Selama bulan Oktober, acara pameran yang bertajuk “Noroi no Mizugushi” (the haunted water comb/sisir air berhantu) ini akan digelar dengan tiket masuk seharga 2.000 yen.
Ada banyak sekali kafe bertema hewan di Jepang, misalnya kafe kucing, kelinci, burung, dan lainnya. Salah satunya yang telah dibuka tanggal 16 September kemarin ada Owl Shrine (Fukurou Jinja), kafe burung hantu di Jepang yang selain berisi banyak burung hantu juga bertema kuil. Di kafe yang terletak sekitar sepuluh menit dari stasiun Asakusa ini selain berinteraksi dengan para burung hantu, para pengunjung juga dapat berfoto bersama hewan tersebut dengan latar seperti berada di kuil khas Jepang.
Seperti diwartakan dari grapee.jp, kafe burung hantu di Jepang ini benar-benar terlihat seperti kuil Jepang yang dikhususkan untuk burung hantu. Dibandingkan kafe-kafe bertema hewan lain pada umumnya, desainnya yang sangat luas bergaya kuil dengan estetika yang indah sangat cocok untuk berfoto, lengkap dengan perlengkapan pencahayaannya, Shoji (pintu geser tradisional Jepang), dan berbagai perlengkapan lainnya.
Seperti halnya kafe bertema hewan lainnya, Owl Shrine menawarkan minuman seperti kopi dan teh hijau gelato serta suasana santai dengan harga bervariasi mulai dari 500 yen hingga 1.500 yen sesuai pilihan para pengunjung. Kafe burung hantu di Jepang ini juga menekankan bahwa mereka memprioritaskan kenyamanan para burung hantu di atas segalanya.
Mau bersantai dan berfoto bersama burung hantu? Kunjungi kafe unik ini!
Apa yang biasa tertulis di wahana permainan anak kolam mandi bola yang banyak ditemui di tempat-tempat makanan keluarga? Peringatan seperti “Orang Dewasa Tidak Boleh Masuk” bukan? Semua akan berbeda bila kalian mengunjungi kafe Jepang unik ini yang menyediakan wahana bermain kolam bola untuk orang dewasa.
Ball Pool Bar Dive yang mulai dibuka pada akhir Juli lalu di Osaka ini seketika menjadi bahan pembicaraan dengan wahana unik mereka, sebuah kolam mandi bola yang luas dengan lebih dari 20.000 bola. Menariknya hanya mereka dengan umur 20 tahun lebih yang diperbolehkan masuk dan bermain di sini
Dengan biaya 2.000 – 3.000 yen, para pengunjung dapat bermain dan bersenang-senang selama 90 menit di sini lengkap dengan minuman. Tidak perlu khawatir menyusahkan, sebab ada wadah khusus anti tumpah yang disediakan di sini.
Ada yang tertarik untuk bersenang-senang seperti anak-anak di sini?
Hotel kapsul adalah hotel dengan kamar berukuran kecil dan harganya yang jauh lebih murah daripada hotel biasa. Hotel ini sangat populer di Jepang dan saat liburan bisa menjadi salah satu pilihan yang unik dan terjangkau. Selain tempat menginap yang bersih dan murah, salah satu hotel kapsul Jepang bernama Akihabara Bay Hotel juga menawarkan tidur bersama karakter anime untuk menarik para pelanggannya.
Dilansir dari dramafever.com, dalam dinding tiap kamarnya, hotel kapsul Jepang yang terletak di distrik Akihabara, Tokyo, ini dihiasi dengan karakter dari anime King of Prism. Akihabara sendiri dikenal sebagai surganya para otaku, jadi setelah berjalan-jalan mencari merchandise anime favorit kalian bisa melepas lelah di hotel ini. Untuk menginap di sini, hotel tersebut memasang tarif dari 2.000 hingga 4.000 yen semalam.
Tertarik menginap ditemani karakter anime? Tapi ingat ya, hotel ini khusus untuk wanita lho!
Selain Yamanote Line, jalur yang harus kalian pelajari saat ingin berwisata ke Tokyo adalah Tokyo Metro. Ini adalah jalur yang menghubungkan ibukota lewat bawah tanah sehingga dikenal juga dengan nama Tokyo Chikatetsu. Jika membaca rute map dari Tokyo Metro memang tidak semudah membaca rute jalur Yamanote. Namun jika dipelajari lebih lanjut, tidak akan sesulit dikira.
Tokyo Metro memiliki 13 jalur kereta bawah tanah yang melewati 179 stasiun di kota Tokyo dengan diantaranya adalah stasiun-stasiun penting yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan seperti Shibuya, Ginza, Shinjuku, dan Asakusa. Sejak tahun 2015, Tokyo Metro terintegrasi dengan Toei Subway dan mengoperasikan 2.702 armada kereta yang sekaligus menjadikannya sebagai operator kereta swasta terbesar di Jepang.
Kenapa jalur Tokyo Metro penting untuk wisatawan? Karena ada tempat wisata yang lebih cepat dijangkau dengan kereta bawah tanah, salah satunya Asakusa. Jika kalian memiliki JR Pass, memang bisa naik kereta JR dengan turun di stasiun Asakusa-bashi. Namun, jangan terkecoh karena stasiun ini tidak berada di Asakusa, untuk mencapai spot wisata seperti Sensō-ji, kalian harus berjalan sekitar 20 menit dari stasiun tersebut.
Kereta bawah tanah adalah pilihan terbaik jika kalian ingin mengunjungi Sensō-ji di Asakusa
Pilihan terbaik tentu naik kereta bawah tanah karena Tokyo Metro memiliki rute menuju stasiun Asakusa (Toei/Subway) yang menjadi pemberhentian terakhir dari jalur Ginza yang berwarna orange. Dari stasiun ini, kalian bisa langsung keluar di depan gerbang Kaminarimon kemudian bisa melanjutkan perjalanan ke Tokyo SkyTree dengan berjalan kaki.
Untuk menuju Tokyo Tower pun menurut kami pilihan terbaik adalah menggunakan kereta bawah tanah. Jika dari stasiun Shibuya, naik kereta di jalur Ginza menuju stasiun Aoyamaicchome kemudian pindah ke jalur Oedo yang berwarna ungu dan turun di stasiun Akabanebashi. Dari stasiun ini, kalian cukup berjalan selama 8 menit menuju Tokyo Tower. Jarak tempuh ini lebih dekat jika kalian menggunakan kereta JR dengan turun di stasiun Hamamatsucho kemudian dilanjutkan berjalan kaki selama 20 menit
Daftar jalur kereta bawah tanah di Tokyo. Perhatikan warna dari kereta tiap jalurnya
Seperti yang sudah dituliskan di atas, peta jalur Tokyo Metro mungkin terlihat sangat rumit karena banyaknya rute dan stasiun yang dilalui. Tapi jangan khawatir karena perusahaan menyiapkan brosur gratis bernama Tokyo Metro Guide yang bisa didapatkan di loket-loket stasiun.
Selain itu ada papan pengumuman di dinding khusus untuk wisatawan yang menunjukan beragam atraksi wisata di Tokyo yang bisa dijangkau dengan kereta bawah tanah. Fasilitas WiFi gratis di setiap stasiun Tokyo Metro juga diberikan agar para wisatawan mencari informasi rute kereta bawah tanah yang mereka butuhkan.
Suasana di dalam kereta bawah tanah Tokyo
Kereta di jalur Tokyo Metro beroperasi setiap harinya dari pukul 05:00 pagi hingga 01:00 dinihari. Untuk berkeliling selama seharian, Tokyo Metro menyediakan Tokyo Subway Pass dengan harga 800 yen untuk durasi 24 jam, 1200 yen untuk 48 jam, dan 1500 yen untuk 72 jam yang pastinya bisa mengirit biaya perjalanan wisata kalian.
Catatan lainnya adalah kereta yang beroperasi di jalur ini banyak yang dihibahkan ke PT KAI Commuter Jabodetabek yang mungkin sering kalian tumpangi sehari-hari.